"Tidak ada korban selamat, saya baru saja dari lokasi kejadian," kata Kepala Staf TNI AU, Marsekal Agus Supriatna, kepada kantor berita AFP.
Ia menambahkan 49 jenazah telah dibawa dari lokasi jatuhnya pesawat ke rumah sakit.
Pesawat angkut bermesin empat ini mengangkut lebih dari 100 orang kata juru bicara TNI AU.
Menurut juru bicara TNI, Fuad Basya, insiden jatuhnya pesawat mengakibatkan dua rumah dan sebuah mobil terbakar. “Namun belum diketahui apakah ada korban sipil. Kami masih melakukan upaya pencarian, penyelamatan dan pemadaman api."
Pesawat lepas landas pukul 11.48 WIB, namun dua menit kemudian pesawat mengalami masalah.
“Pilot meminta RTB (return to base, kembali ke landasan). Lalu pesawat meminta berbelok ke kanan, namun jatuh sebelum mendapat kontak dengan (Lanud) Medan APP,”
Jumlah korban tewas dari kecelakaan pesawat Hercules di Medan mencapai lebih dari 140 orang, Rabu (1/7), menunjukkan semakin banyaknya korban dari daerah tempat pesawat jatuh.
Petugas di Posko Kecelakaan Polda Sumatra Utara, Kompol A. Tarigan mengatakan kepada TVOne bahwa 141 jenazah telah ditemukan di puing-puing di daerah perumahan tempat pesawat Hercules C-130 jatuh setelah lepas landas, Selasa.
Pihak Angkatan Udara mengatakan ada 122 orang di pesawat termasuk personel militer dan keluarga mereka.
Jatuhnya pesawat tersebut, yang telah dipakai sejak 1964, terjadi hanya dua menit setelah lepas landas dari pangkalan udara Soewondo di Medan. Para saksi mengatakan pesawat tampak meledak tak lama sebelum menghantam rumah-rumah dan sebuah hotel.
Asap hitam membubung dari puing-puing pesawat, dan warga yang berkerumun awalnya menghalangi layanan darurat.
“Kami telah menggunakan peralatan berat untuk membersihkan puing-puing pesawat,” ujar Romali, kepala Badan SAR Medan.
“Kami masih mengevakuasi jenazah dari puing-puing dan kami harap dapat menyelesaikan operasi malam ini.”



Tidak ada komentar:
Posting Komentar